Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Berlaku Kasar, Debt Collector Nyaris Diamuk Massa

Diposting oleh On 02.34.00 with No comments

Foto : Istimewa

Lenterajogja.com, Gunungkidul - Laki-laki yang berprofesi sebagai penagih hutang atau debt collector ini nyaris dimassa warga karena berlaku kasar saat menagih hutang dilokasi kejadian simpang tiga Pedotan Wetan desa Putat, Patuk Gunungkidul. Untungnya aparat kepolisian bertindak sigap dan sempat melerai, sehingga amuk massa bisa dicegah. Kamis malam (27/4/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun, debt collector tersebut bernama Indro Prasetyo (40) warga Terban GK V/300 rt 001 rw 002, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman.

Menurut keterangan Jumiyo (45) Ketua rt 34 rw 09, Padukuhan Putat II, Desa Putat, Kecamatan Patuk mengatakan. Pelaku ini dari arah Jogja mengendarai mobil Toyota Avanza nopol AB 1930 BD belok kanan ke arah Desa Beji secara pecicilan, dan ngosek-ngosek zig-zag,” ujarnya.

Tujuan Indro sendiri bermaksud menagih hutang ke Sri Sunarti (52), warga yang belum lama tinggal diwilayah tersebut, pindahan asal Prambanan. Sri Sunarti baru 2 minggu buka warung makan di wilayah tersebut,"ujarnya.

Menagih hutang itu hak dia, tetapi kan bisa dengan sopan. Tingkah sok jagoan yang kasar dan brutal itu memancing emosi warga kami,” imbuh Jumiyo.

Dilokasi kejadian, Sunarti juga menjelaskan, pihaknya memang berhutang kepada lembaga Kredit Plus sebesar Rp 2,5 juta dengan jaminan BPKB sepeda motor miliknya. “Kontrak kredit saya 18 bulan, sementara saya telah mengangsur 13 bulan. Saya memang nunggak 3 kali. Tetapi dua bulan ke depan baru jatuh tempo,” ujar Sri Sunarti.

Saat kejadian Indro mengancam, kalau dirinya tidak melunasi malam ini juga,  rumah yang ditempati saat ini  (warung makan) akan dirusak, dan motor ditarik," imbuh Sri Sunarti.

Warga yang sudah berkumpul dan mengetahui kejadian tersebut hendak memukuli pelaku karena sudah terpancing emosi. Namun, berkat kesigapan petugas, baik amuk masa maupun pengrusakan rumah tidak terjadi. Saat ini Indro diamankan di Polsek Patuk.

Warga yang berkerumun dilokasi kejadian menuntut, agar Indro meminta maaf, baik kepada masyarakat maupun Sri Sunarti.

(ISD)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »