Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Biaya Sebenarnya Pemasangan Listrik Baru Sistem Pulsa

Diposting oleh On 21.43.00 with No comments



Lenterajogja.com, Yogya - Sebelum inovasi listrik pintar diluncurkan, dulu masyarakat menggunakan energi listrik terlebih dulu baru kemudian membayar tagihan belakangan di bulan berikutnya lewat rekening listrik.

Setiap bulan PLN harus mencatat meter, menghitung dan menerbitkan rekening yang harus dibayar pelanggan, melakukan penagihan kepada pelanggan apabila terlambat bayar, hingga memutus aliran listrik jika pelanggan tidak melunasi tagihan selama batas waktu yang ditentukan. Namun, semenjak listrik pintar atau listrik token hadir, metode seperti itu tidak digunakan lagi oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Metode sistem baru ini, pelanggan diminta mengeluarkan uang/biaya lebih dulu untuk membeli energi listrik yang akan dikonsumsinya. Besar energi listrik yang telah dibeli oleh pelanggan dimasukkan ke dalam Meter Prabayar (MPB) yang terpasang di rumah pelanggan melalui sistem ‘token’ (pulsa) atau stroom.

MPB ini menyediakan informasi jumlah energi listrik (kWh) yang masih bisa dikonsumsi. Persediaan kWh tersebut bisa ditambah berapa saja dan kapan saja sesuai kebutuhan dan keinginan Pelanggan. Dengan metode ini lebih memudahkan pelanggan untuk mengatur konsumsi listrik dengan mengatur sendiri jadwal dan jumlah pembelian listrik.

Kemudahan yang diberikan dengan metode listrik pintar ini, pelanggan tidak perlu lagi berurusan dengan pencatatan meter yang biasanya dilakukan setiap bulan, dan tidak perlu terikat dengan jadwal pembayaran listrik bulanan.

Adapun prosedur pemasangan dengan sistem listrik pintar ini dapat diterangkan sebagai berikut ;

Pengajuan permohonan sambungan baru dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

1) Datang langsung ke kantor pelayanan PLN terdekat sesuai domisili/lokasi rumah yang akan disambung listriknya dengan membawa;
  • Fotocopy kartu identitas pemilik/pengguna bangunan (KTP/SIM) yang masih berlaku
  • Denah/peta lokasi rumah (diperlukan untuk memudahkan dalam proses survei lapangan)
  • Surat Kuasa bila pengajuan permohonan diwakilkan
  • Membayar biaya penyambungan
2) Pengajuan permohonan sambungan baru juga dapat dilakukan melalui saluran telepon Call Center PLN 123.

Setelah persyaratan diatas dipenuhi, tahapan berikutnya adalah:
  • Pemberkasan administrasi permohonan sambungan baru.
  • Survei lapangan untuk mengetahui secara persis kondisi kelistrikan dilapangan (kondisi teknis, jarak dengan tiang terdekat, jarak dengan trafo terdekat, dan informasi teknis lainnya).
  • Calon pelanggan menyelesaikan proses admistrasi di Kantor PLN. Proses pembayaran biaya penyambungan hanya dapat dilakukan di Kantor PLN dan atau melalui bank yang ditunjuk.
  • Menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).
  • PLN akan melakukan penyambungan listrik ke rumah pelanggan, setelah seluruh proses administrasi terselesaikan dan secara teknis sudah dapat dilakukan penyambungan.
Berapa biaya untuk pemasangan sistem listrik pintar tersebut, simak ulasannya sebagai berikut ;

Menurut penulusuran tim lenterajogja dari beberapa keterangan pengguna yang telah melakukan pemasangan ada pengguna yang dikenakan tarif biaya Rp 1,8 Juta dan ada yang hingga Rp 2 jutaan lebih.

Harusnya biaya sesungguhnya tidak mencapai nominal tersebut. Berdasarkan informasi dari petugas Call Center PLN 123, biaya penyambungan baru hanya dikenakan Rp1.218.000 nett namun belum termasuk voucher perdana. Perlu diketahui, besaran biaya ini hanya berlaku untuk urusan pekerjaan dari tiang sampai Meter Prabayar (MPB).

Pembelian voucher alias pulsa listrik, pelanggan bebas memilih nominal antara Rp 50.000,- sampai maksimal Rp 1 Juta. Dengan maksud bahwa sampai sejauh ini tarif yang dikenakan untuk pemasangan masih sebesar Rp1.268.000.

Biaya lain meliputi urusan instalasi, akan diserahkan kepada pihak PT Perintis Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN). Menurut situs resminya, untuk biaya pemeriksaan keamanan instalasi arus listrik adalah sebagai berikut;


Pemeriksaan dan pengujian terhadap instalasi listrik sendiri diperlukan agar pelanggan menerima Sertifikat Laik Operasi (SLO). Biaya diatas sudah termasuk PPN 10%.

Sebagai contoh jika seseorang hendak memasang listrik pintar dengan daya 1300 watt, maka tarif asli yang harus dikeluarkannya adalah Rp1.353.000,-

Pembayaran pelunasan secara keseluruhan pemasangan, pelanggan akan diberikan nomor register yang kemudian bisa dilakukan melalui ATM, teller bank, atau datang langsung ke kantor PLN terdekat.

Begitu mudah bukan prosedur pemasangan sistem listrik pintar ini, jadi Anda jangan bingung jika ada prosedur yang ribet dan bertele-tele dan tidak perlu memberikan tip kepada petugas PLN karena itu sudah merupakan pekerjaan dari petugasnya.

(ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »