Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Mafia "Titit" Bergentayangan Di Jogja

Diposting oleh On 05.21.00 with No comments



Lenterajogja.com, Yogya - Belakangan ini di Yogyakarta heboh dengan munculnya teror dengan memperlihatkan kemaluannya ditempat umum, sebut saja mafia titit. Pelaku ini akan sangat puas bila bisa memamerkan alat kelaminnya kepada korban yang sasarannya kebanyakan adalah perempuan.

Pelaku yang suka memamerkan alat kemaluan ditempat umum ini adalah mafia titit, sering disebut flasher. 

Mafia titit adalah kelainan seksual dimana seseorang memperlihatkan alat kelaminnya tanpa persetujuan dari korbannya. Mayoritas pelaku mafia titit adalah lelaki sedangkan korbannya adalah perempuan. Kasus ini memang jarang sekali dilaporkan kepada pihak berwajib karena alasan dari korban sendiri yang cenderung malu untuk lapor atau karena tidak percaya terhadap pihak kepolisian kalau lapor tidak akan ditanganinya. 

Cara mafia titit ini beraksi, mereka sering melakukan perbuatan ini pada tempat umum. Mulanya mereka menutupi alat kelaminnya dengan sesuatu seperti jas hujan, jaket, buku atau tas. Lalu ketika mereka menemukan korban yang sesuai secara tiba-tiba mereka akan memperlihatkan alat kelaminnya.

Tahap yang lebih parah dari mafia titit adalah flasher yang akan sangat menikmati reaksi dari korban. Kadang mereka juga melakukan masturbasi di depan korban. Kebanyakan dari flasher adalah mereka yang hiperseksual. Jadi kemungkinan perilaku mafia titit ini adalah salah satu akibat dari fantasi seksual mereka yang berlebihan karena pengaruh film porno, Jum'at (21/10/2016).

Saksi-saksi dalam kasus mafia titit
1. Saksi bernama Panggih menuturkan, daerah Sewon Bantul cerak kampus ISI ada bapak-bapak yang kalau lihat wanita/ mahasiswi tangane langsung dimasukkan celana dalam kemudian dionanilah si "anunya" sambil liat mahasiswi yang lewat,"ujarnya.

2. Dikutip dari akun facebook mbah nyingying, Dan terjadi lagi mafia dolanan titit kembali beraksi kemarin sore di lokasi sekitaran kidul pom Gendol, Tempel, Sleman. Setiap jalanan sepi,kalau ada wanita yang lewat bermotor sendirian, orangnya langsung ngleuarin kemaluannya kemudian dipamerkan pada korban, herannya ketika korban histeris dan njerit.

Ekspresi pelakunya girang, bangga. Seolah-olah seperti habis "ngihik" korban. Beruntung kemarin ada bapak-bapak yang dengar korban berteriak, kemudian didatangi dan pelaku dilempar pake botol aqua dan pelaku langsung meloncat bersembunyi disawah.

Efek psikologi pada korban
1. Saksi ita menuturkan, 8 tahun yag lalu, saya jalan sendirian berangkat kerja. Jam 06.00 pagi, jalanan masih sunyi. Pakaian saya sopan, celana panjang tidak ketat, pakai jaket. Tiba-tiba saya dipepet dari samping, saya dilecehkan. Lalu saya gimana? Menikmati? Gundulmu itu...!!! SHOCK lah. gak bisa bicara,gemeteran, ketakutan, bahkan gak bisa jalan saking shock nya,"ujarnya. 

2. Saksi Ana Kurma menuturkan, Saya juga pernah tapi di buka rok saya sewaktu zaman sma mau berangkat sekolah, sama cowok yang agak gila., beruntung ada yang menolong. Tapi akibat kejadian tersebut saya sangat trauma sekali. Bahkan sampai sekarang saya masih ingat wajah pelaku pelecehan tersebut,"ujarnya.

Tips mengatasi mafia titit
Terutama buat wanita yang sering menjadi korban, apapun pakaian kalian jaga diri dan tetap waspada, pakai tas ransel digendong di depan untuk menutupi bagian depan tubuhmu atau jika pakai tas cangklong bawa buku di depan dada. 

Latih reflek kalian, lengkapi persenjataan untuk bela diri dan hindari bepergian seorang diri di tempat sepi.

Jika Anda memang sudah dalam posisi menjadi korban maka jangan perlihatkan wajah takut, sebab jika Anda merasa takut maka para pelaku justru akan menikmati rasa ketakutan dan kepanikan Anda. Bersikaplah dengan tenang dan sebisa mungkin segera menjauhi pelaku.

(ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »