Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Diterima Di Perguruan Tinggi ISI Yogyakarta, Pemuda Bantul Melakukan Aksi Topo Bisu

Diposting oleh On 03.51.00 with No comments

Foto : Heri
Lenterajogja.com, Bantul - Aksi unik dilakukan pemuda satu ini, sebagai nadzar karena telah diterima masuk sebuah perguruan tinggi Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI). Pemuda ini melakukan Topo Bisu seharian,  ritual dimulai dari pagi hari hingga sore hari, Kamis (4/8/2016).

Menurut sumber bernama Heri yang kenal dekat dengan pemuda tersebut, Kamis pagi tadi merupakan hari bersejarah bagi pemuda bernama Wahyu Prasetyo (20) yang merupakan warga Mindi, Sumber Agung, Jetis, Bantul, Yogyakarta.

Pagi tadi adalah pengumuman maahasiswa baru di Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI), Wahyu dinyatakan lulus dan diterima sebagai mahasiswa baru jurusan Seni Rupa Murni gelombang II.

Foto : Heri
Wahyu menceritakan kepada Heri alasan mengapa dia melakukan ritual Topo Bisu. bahwa selama ini dirinya tidak mendapatkan kebebasan untuk berekspresi, sejak cita-citanya melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan Seni kandas setelah tidak mendapatkan restu dari orang tua. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pertama (SMP), dirinya justru melanjutkan pendidikannya pada Sekolah Menengah Kejuruan Tekhnik Pertambangan, tentu dengan berat hati karena itu pilihan dari orang tuanya yang berlawanan dengan cita-citanya untuk menekuni bidang seni," ujarnya.

Dengan diterimanya sebagai mahasiswa baru ISI Yogyakarta mulai dini hari tadi 4 Agustus 2016, menurutnya adalah akhir dari ketidakbebasan yang telah membelenggunya sejak 4 Tahun terakhir ini..maka "Topo Mbisu" dipilihnya sebagai simbol dari akhir ketidak bebasan berekspresi," ujarnya.
 
Foto  : Heri
Panjatan Doa kepada Tuhan YME, yang dilakukan pagi tadi pukul 07.30. WIB, sebagai rasa syukur dan harapan berkah untuk langkah proses kedepan, mengawali perfomance art Topo Bisu,"ujarnya.

Imbuhnya, Topo Bisu dilakukan dengan duduk dan berbaring di tengah pertigaan kampung dengan tidak berbicara layaknya orang bisu, dari pagi hingga sore hari.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »