Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

ISIS Rilis Video Nyatakan Perang terhadap RI Dan Malaysia

Diposting oleh On 15.55.00 with No comments

Foto : Istimewa

Lenterajogja.com, Yogya - Beredar video ancaman dari jaringan kelompok militan ISIS kepada Malaysia dan Indonesia. Sebuah video baru dikeluarkan oleh kelompok itu dengan menampilkan seorang pria berbahasa Melayu dan Arab berbicara sambil menyandang senjata.

Pria yang tidak diketahui namanya tersebut berterima kasih kepada Tuhan karena mempermudah jalannya serta berjihad. Ia bersama rekan-rekannya di video itu bersyukur karena ditunjuk sebagai tentara-tentara yang tauhid.

“Camkan ini. Kami tidak lagi terdaftar sebagai warga negara kalian, dan telah membebaskan diri dari kalian. Dengan izin dan petunjuk Allah, kami akan mendatangi Anda dengan kekuatan militer yang tidak bisa kalian lawan. Ini janji Allah kepada kami,” kata pria itu seraya menyebut Malaysia dan Indonesia, sebagaimana dikutip dari Straits Times, Kamis (7/7/2016).

Pria itu juga mengancam akan mengudeta pemerintahan dan pemimpin yang tidak patuh pada syariat untuk menegakkan supremasi Islam. Setelah itu, ia membuang paspor ke tengah-tengah perkumpulan. Langkah tersebut diikuti oleh anak-anak kecil yang berada di sekitarnya.

Otoritas Malaysia menganggap video yang dikeluarkan jaringan kelompok militan ISIS itu adalah sebuah deklarasi perang terhadap Negeri Jiran dan Nusantara. Ini adalah video kedua yang dirilis untuk menegaskan kehadiran ISIS di Asia Tenggara.

Sebelumnya pada 23 Juni 2016, mereka mendeklarasikan kekhalifan di Filipina melalui sebuah video. Dalam video tersebut, tiga pria yang masing-masing satu warga Malaysia, Filipina, dan Indonesia mengajak rekan-rekannya untuk tidak takut bergabung dengan mereka di Asia Tenggara jika tidak bisa pergi ke Suriah dan Irak. 

Foto : Istimewa

Dalam video berdurasi 15 menit itu seorang pria berikat kepala hitam berlogat Malaysia menyampaikan pesan propagandanya.
“Bismillahirahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Yang telah memilih kami nikmat Islam dan iman. Yang telah memudahkan kami hijrah dan jihad. Yang telah melantik kami sebagai tentara-tentara tauhid untuk memusnahkan kamu wahai kaum thagut. Kepada penguasa-penguasa tiran, penguasa-pengasa thagut yang berada di bumi Nusantara di Malaysia dan Indonesia, ketahuilah kami bukan lagi warga negara kamu dan melepas diri daripada kamu. Dengan ijin Allah dan pertolongannya, kami akan datang kepada kamu dengan bala tentara yang kamu tidak akan mampu mengalahkan. Ini janji Allah kepada kami. Sekarang adalah putaran Islam. Sekarang Islam akan berada di atas dan kamu akan kami injak ke bawah. Dengan ini kami akan membakar paspor-paspor ini sebagai tanda pembebasan diri kami daripada kamu wahai pemimpin-pemimpin thagut wahai kerajaan-kerajaan thagut.”
Selanjutnya secara bersamaan mereka melempar paspor hijau ke tanah disusul seorang bocah menyulut api dengan diiringi lagu jihad berbahasa Indonesia. Koran the Daily Mail melaporkan, video itu dibuat di Hasakeh, daerah kekuasaan ISIS di sebelah utara Suriah. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »