Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Beberapa Program Gebrakan Jendral Tito Setelah Resmi Jadi Kapolri

Diposting oleh On 07.12.00 with No comments

Foto : Istimewa
Lenterajoga.com, Yogya - Hari ini merupakan sejarah bagi Jenderal Pol M Tito Karnavian, dimana hari dilantiknya beliau menjadi Kapolri Republik Indonesia menggantikan Jenderal Badrodin Haiti langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara Jakarta Pusat pada pukul 13.49 WIB, Rabu (13/7/2016).

Tito dilantik dengan Keputusan Presiden tentang pengangkatan Kapolri Nomor 48/Polri/Tahun 2016. Keppres tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda TNI Hadi Tjahyanto

Soal soliditas Polri, Tito mengatakan dirinya akan membangun organisasi Polri lebih solid di semua level, baik di level senior hingga junior.

"Di level elite pimpinan, saya menyadari banyak senior, ada junior, saya juga junior di situ. Tapi saya cukup optimis dilihat dari semenjak pengumuman pencalonan sampai dengan hari ini. Mungkin bisa dilihat juga hampir semua bintang dua ke atas juga hadir yang di Jakarta. Kemudian yang bintang 3 juga hadir. Dan saya kira banyak memberikan dukungan-dukungan," kata Tito

Ditegaskan Tito, memperkuat kekompakan di tubuh Polri adalah komitmennya dan juga kepentingan bersama antar anggota Polri. 

"Kalau Polri-nya baik akan dapat bermanfaat bagi perkembangan demokrasi dan sistem pemerintah, termasuk menjadi negara dan bangsa yang kuat," kata Tito.

Sementara itu, terkait masalah reformasi birokrasi di tubuh Polri, Tito mengatakan hal itu berkaitan dengan kultur dan perilaku anggota Polri. Dia ingin agar anggota Polri jadi lebih humanis dan tidak korupsi.

"Reformasi ini terutama yang berhubungan masalah, satu kultur perilaku anggota yang lebih humanis, perilaku yang non koruptif itu ditekan semaksimal mungkin. Memang membutuhkan waktu, karena berhubungan dengan masalah kesejahteraan lain-lain," katanya.

Tito melanjutkan, reformasi birokrasi juga berkaitan dengan arogansi kekuasaan. Dia sudah menyiapkan beberapa program khusus untuk menekan masalah ini.

"Ada sejumlah program yang kita luncurkan nantinya. Dari 10 program pada saat visi misi saya, fit and proper test, Pak Wakapolri sudah menyiapkan langkah-langkah taktisnya. Kemudian nanti hari Jumat (15/7) saya akan kumpulkan semua dalam bentuk commander wish saya dengan Bapak Wakapolri nanti akan memberikan arahan teknis apa yang akan dilakukan," jelas Tito, seperti dikutip dari detik.com, Rabu (13/7/2016).

Selain itu, Tito juga menegaskan dirinya akan melakukan peningkatan kinerja Polri. Terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik.

"Agar pelayanan publik menjadi lebih baik. IT akan kami manfaatkan. Di samping itu sistem dimulai dari Pak Presiden menjelaskan dimulai dari hulu, rekrutmennya mencari orang-orang yang baik, orang-orang yang tepat untuk menjadi polisi. Karena rekrutmen seleksi awal itu 70 persen menentukan kinerja. Kalau memilih orang yang tidak tepat, orang yang salah, bukan mereka nanti akan menjadi pelindung pengayom tapi akan menjadi pengganggu masayarakat," jelas Tito.

"Dan mereka memiliki kewenangan, memiliki seragam. Rekrutmen yang baik seleksi yang baik, pendidikan yang baik kurikulum yang baik, yang juga budaya non koruptif kita kembangkan di situ termasuk pengiriman sejumlah anggota polisi muda untuk ke luar negeri dalam program LPDP 70 orang yang berangkat dari Akpol. Kita harapkan ada percepatan regenerasi karena mereka nanti bukannya hanya mendapatkan ilmu di negara yang indeks korupsinya rendah, seperti di Amerika dan Inggris. Kita harapkan mereka juga bisa membawa kultur ke sini, kultur mereka mindset mereka adalah mindset yang non kopruptif. Ini yang banyak kita lalukan nanti dalam rangka reformasi internal," tambah Tito. 

Semoga Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian memang pilihan yang terbaik untuk mengatasi berbagai masalah dibidang kriminalitas yang semakin hari semakin naik dan meresahkan. (ISD)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »