Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Balon Udara Menjadi Ancaman Serius Bagi Penerbangan

Diposting oleh On 10.08.00 with No comments


Lenterajogja.com, Yogya - Banyak laporan pilot Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang mengeluhkan adanya gangguan penerbangan yang disebabkan oleh balon udara. Keberadaan balon udara di langit Yogyakarta ini dirasa sudah mengganggu penerbangan, baik komersial maupun militer.

Berdasarkan data Air Traffic Controller (ATC) Lanud Adisutjipto Yogyakarta, hingga Kamis 14 Juli 2016, ada tiga pesawat latih TNI AU yang tengah menjalani latihan di sekolah penerbang (Sekbang) Lanud Adisutjipto Yogyakarta terganggu dengan keberadaan balon udara.

Kejadian itu dilaporkan pada pukul 09.20 WIB oleh pesawat KT-01 Woong Bee dengan nama panggil Jupiter Flight yang tengah menjalani latihan di posisi 5.000 kaki, penerbang melihat banyak sekali balon udara.

Kejadian kedua dilaporkan pada pukul 09.35 WIB, penerbang pesawat latih sejenis melaporkan tiga buah balon udara pada posisi di atas Sungai Krasak, pada ketinggian antara 3.000 kaki hingga 5.000 kaki.

Sedangkan kejadian ketiga dilaporkan pukul 09.48 WIB, penerbang melaporkan balon udara di kawasan Muntilan, Magelang pada ketinggian 2.500 kaki.

Sebelumnya, pada Rabu 13 Juli 2016, tercatat ada delapan potensi ancaman penerbangan akibat balon udara. Pada pukul 07.05 WIB, pesawat Lion Air LNI-544 tujuan Jakarta - Yogya pada posisi 47 mil laut pada ketinggian 14 ribu kaki dari Yogya, pilot melihat ada tiga balon udara.

Maskapai Citilink CTV-104, berangkat dari Halim Perdana Kusuma menuju Yogya juga melihat objek balon udara. Kemudian pada pukul 08.56 WIB dan 10.16 WIB, ATC Bandara Ahmad Yani Semarang menginformasikan bahwa kawasan utara Yogya dan Magelang banyak balon udara.

Selanjutnya, pukul 12.34 WIB Lion Air LNI-669 tujuan Balikpapan – Yogya, dalam posisi menunggu giliran masuk area Yogya juga melihat objek balon udara. Pilot pesawat Citilink CTV-9322 rute Yogya – Halim Perdanakusuma turut melaporkan dua kali, yaitu pukul 16.06 WIB dan 16.08 WIB pada posisi area Magelang, mereka melaporkan ada dua balon udara.

Terakhir adalah pesawat Air Asia AWQ 7557 yang akan menuju Jakarta menginformasikan ada satu balon udara pada ketinggian 15 ribu kaki saat beberapa menit bertolak dari Yogya.

Komandan Satpom Lanud Adisutjipto, Letkol (Pom) Yudi Pratikno mengatakan, setiap hari selalu ada laporan dari sejumlah maskapai penerbangan sipil terkait adanya ancaman balon udara.

Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 tahun 2009 tentang Keselamatan Penerbangan Sipil, dengan jelas mengatur tentang larangan balon udara tanpa awak.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara, karena mengancam penerbangan. Bisa dibayangkan jika di dalam pesawat ada saudara kita menjadi korban hanya karena balon,” kata dia seperti dikutip dari Harian Jogja, Jumat (15/7/2016).

Semoga dengan kejadian di atas rakyat Yogyakarta khususnya, bisa memperhatikan efek yang ditimbulkan bila ingin bermain balon udara. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »