Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Tulisan Ikon Parangtritis Rusak Diduga Ulah Tangan Jahil

Diposting oleh On 17.50.00 with No comments



Lenterajogja.com, Bantul - Kerusakan ikon pantai Parangtritis di Kecamatan Kretek, Bantul, DIY dengan beberapa bagian huruf yang hilang diduga karena ulah tangan jahil dan gelombang laut 

Penggunaan bahan yang masih kurang kuat ini juga disebut-sebut sebagai faktor rusaknya tulisan ikon yang menelan anggaran Rp 90 juta ini.

Sehingga, hal ini membuat tulisan yang dibuat dengan anggaran APBD tahun 2014 ini menjadi tak lagi indah.

Ketua Komisi B DPRD Bantul, Widodo mengatakan, rusaknya tulisan ikon pantai terkenal di Bantul ini perlu ditinjau kembali.

Selain karena tangan jahil yang merusak dan diduga mengambil huruf pembentuk tulisan ini, bahan yang dipakai juga perlu dievaluasi.

“Bahan untuk membuat tulisan ikon ini harus disesuaikan dengan kondisi wilayah Parangtritis. Jika dibuat di pantai harus disesuaikan dengan bahan yang tahan karat,” katanya,  Dilansir dari tribunjogja.com, Rabu (15/6/2016).

Dia mengatakan, bahan pembentuk tulisan ini masih kurang bagus, sehingga, tulisan tersebut cepat mengalami korosi.

Apalagi, sewaktu-waktu tulisan ini juga terkena udara pantai dan tersiram air laut yang mengandung garam.

Dalam hal ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul sebagai leading sektor harus mengutamakan kualitas dalam pembuatan tulisan ikon ini.

Selain itu juga pengawasan untuk pengerjaan juga perlu dilakukan sehingga hasilnya akan maksimal.
Kasus rusaknya tulisan ikon Pantai Parangtritis ini juga bisa menjadi bahan evaluasi untuk, sejumlah tempat lainnya yang akan dibangun hal serupa.

Saat ini, Pemkab setempat telah merencanakan untuk membuat tulisan serupa di Pantai Depok, Pantai Baru Pandansimo, hutan pinus Mangunan, dan Bukit Bintang Piyungan.

“Nilai proyeknya sekitar Rp 191 juta. Kerusakan tulisan ikon di Parangtritis ini bisa menjadi bahan evaluasi agar tidak ada kerusakan serupa di empat tempat lainnya ini,” kata Widodo.

Akibat ulah manusia jahil membuat banyak fasilitas di kawasan jogja mengalami kerusakan khususnya di tempat-tempat wisata, sungguh sangat disayangkan. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »