Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Sholat Dijadikan Bahan Candaan, Apakah Ini Remaja Era Revolusi Mental?

Diposting oleh On 21.18.00 with No comments

Masjid yang merupakan tempat suci malah diinjak-injak pakai sepatu

Lenterajogja.com - Tingkah aneh sekelompok remaja belakangan ini membuat geram para netizen dunia maya memang, bahkan beberapa diantaranya sudah masuk dalam kategori melakukan tindakan pelecehan atau penghinaan.

Masih lekat diingatan beberapa remaja yang melakukan selfie dengan menduduki kepala patung Pahlawan beberapa waktu lalu, kini publik dikejutkan oleh beredarnya beberapa foto yang oleh sebagian besar Nitizen di sebut sebagai penghinaan atau pelecehan terhadap agama Islam

Sekelompok remaja solat dijalanan

Entah apa maksudnya, sekelompok remaja ini menirukan orang sedang shalat, namun mereka melakukannya di jalan raya tanpa alas atau sajadah, bahkan diantaranya ada yang sambil menghisap rokok. Dalam foto lain, terlihat juga sekelompok orang yang lebih dewasa dan melakukan hal yang sama.

Dalam beberapa foto yang diunggah oleh seorang Netizen terlihat jelas bahwa mereka memang sengaja melakukan aksi pura-pura Shalat, yang tujuannya memang lebih pada mencari sensasi. Namun bagi kita umat Muslim, tentu saja hal ini lebih dianggap sebagai tindakan pelecehan.
Bermacam tuduhan pun dialamatkan kepada mereka, bahkan seorang Netizen mengaitkan tindakan mereka dengan paham terlarang di Indonesia. "Generasi komunis," tulis akun Facebook Syahrur Rozi, yang terlihat pertamakali membagikan ini, penuh rasa geram.

Demi sebuah eksistensi, mereka tidak sadar bila telah melecehkan agama islam

Hingga saat ini foto-foto tersebut sudah ratusan kali dibagikan dan dikomentari. Netizen pun menanggapi dengan penuh rasa sesal, beberapa diantaranya bahkan menuntut agar aparat keamanan segera melakukan tindakan.

Entah mengapa akhir-ahir ini tingkah sebagian pemuda dan remaja Indonesia semakin mengkhawatirkan. Selain melakukan tindakan aneh, ada diantara mereka yang saat ini tak segan-segan melakukan tindak kejahatan seperti pembunuhan dan pemerkosaan yang terbilang sadis.

Melihat hal ini, Tentunya kita bertanya-tanya, apakah negara telah gagal membina sebagian generasi muda di era revolusi mental ini?
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »