Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Satpol PP Kena Tegur "Mendagri" Terkait Razia Di Kabupaten Serang

Diposting oleh On 02.40.00 with No comments



Lenterajogja.com, Jakarta - Aksi Satpol PP yang arogan dalam menjalankan tugasnya tanpa melakukan penyuluhan terlebih dahulu, main angkut barang dagangan milik Saeni (53) di Kabupaten Serang kemarin, ternyata berbuntut panjang dan membuat geram Menteri Dalam Negeri.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menginstruksikan direktur Satpol PP untuk menegur dan mengingatkan jajaran Satpol PP Kabupaten Serang agar tidak berlebihan saat menjalankan instruksi kepala daerah. 

Instruksi tersebut terkait dengan razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Serang pada Jumat (10/6/2016) terhadap puluhan warung makan di Kabupaten Serang. 

Salah satu warga yang terkena razia adalah Saeni (53), warga Kabupaten Serang yang berjualan nasi di warung makan miliknya pada siang hari. 

"Bahwa dalam melaksanakan instruksi kepala daerah atau melaksanakan peraturan daerah harus bersikap simpatik, mengedepankan penyuluhan, tidak over acting, dan menimbulkan tidak simpatiknya masyarakat kepada pemerintahan baik pusat maupun daerah," tulis Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, " Dilansir dari kompas.com, Senin (13/6/2016). 

Dia menambahkan, Satpol PP di semua daerah harus melakukan introspeksi dari kejadian tersebut. Tjahjo menyarankan warung makan yang buka saat Ramadhan cukup diingatkan agar tidak terlalu mencolok aktivitasnya. 

"Supaya tidak mencolok cukup ditutup tirai, tujuannya menjaga toleransi masyarakat yang beragam," lanjut Tjahjo. 

Tjahjo pun menyatakan, tugas Satpol PP memang melaksanakan perda. Namun, sejak tahun 2015, dirinya sebagai pembina Satpol PP mengatakan bahwa tugas Satpol PP harus mengutamakan penyuluhan. 

"Jangan over acting dan sok kuasa, memang masyarakat di daerah harus ditertibkan, tetapi tetap harus manusiawi," papar Tjahjo. 

"Saya pribadi sebagai Mendagri memberikan dana sebagai modal kerja kepada penjual makanan yang makanannya disita Satpol PP," lanjut dia. 

Semoga peristiwa ini dapat menjadikan manajemen Satpol PP yang mengampu tugasnya dengan perda, lebih bisa bijaksana saat ingin melaksanakan razia agar tidak menimbulkan polemik dimasyarakat. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »