Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Pelaku Penculikan Mahasiswi Stikes Aisyiah Jogja Berhasil Dibekuk Polisi Di Kawasan Hotel Bandungan

Diposting oleh On 07.33.00 with No comments



Lenterajogja.com, YogyaPetugas kepolisian Polda Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil menyelamatkan seorang mahasiswi Stikes Aisyiah Yogyakarta korban penculikan, Henny Retno Gumilar (22) di sebuah hotel di kawasan Bandungan, Salatiga, Jawa Tengah. Polisi menemukan korban sekaligus menangkap tersangka bernama Muhammad Z (23), Senin (13/6/2016).

"Pada Minggu tanggal 12 Juni 2016, pukul 24.00 WIB, kami memperoleh informasi dari keluarga korban. Penculikan dan pemerasan uang sebesar Rp 34 juta," ujar Wakapolda DIY Kombes Pol Abdul Hasyim Ghani.

Hal ini disampaikan Ghani di Mapolda DIY, Ring Road Utara, Sleman, Selasa (14/6/2016). Hubungan antara korban dan pelaku adalah teman semasa SMP dan SMA. 

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi menambahkan korban yang bernama Henny Retno Gumilar (23) awalnya dihubungi pelaku MZS (23) dan bertemu di daerah Prambanan. 

"Pelaku mengatakan kepada korban bahwa orang tua korban sakit dan harus segera disembuhkan. Untuk itu pelaku bisa mengantar mencari orang pintar di Semarang untuk menyembuhkan orang tua korban," ulasnya, " Dilansir dari detiknews.com, Selasa (14/6/2016).

Namun ternyata ketika mereka sampai di kawasan Bandungan, Salatiga, Jawa Tengah, pelaku mulai menguasai ponsel milik korban. Sehingga korban tidak bisa menghubungi keluarganya.

"Pelaku kemudian menyuruh korban untuk meminta uang tebusan Rp 34 juta kepada kakak korban (pelapor)," imbuh Hudit.

Kakak korban kemudian mentransfer uang Rp 500 ribu kepada pelaku sebagai uang muka. Setelahnya, dia melaporkan kasus ini ke Polda DIY. 

Tak sampai 24 jam, polisi membekuk pelaku dan mengamankan korban di Hotel di Bandungan. 

Selama dalam penyekapan, korban mengaku tak mendapat perlakukan kekerasan dari pelaku.

Pelaku dijerat dengn pasal 328 KUHP Subsider pasal 368 Subsider pasal 333 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. 

Beberapa alat bukti yang disita polisi yakni 2 buah ponsel. Sedangkan motif penculikan, kata Hudit, masih didalami. 

"Tapi sementara motifnya ekonomi. Untuk apa, masih kita dalami lagi," kata Hudit. 

Semoga hal seperti ini tidak terulang lagi, dan disarankan buat para kaum wanita untuk berhati-hati dalam bergaul agar tidak mudah menjadi obyek perilaku kejahatan. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »