Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Maya dan Mamah, Mucikari Perekrut Belasan Gadis Untuk Di Jadikan PSK

Diposting oleh On 16.57.00 with No comments



Lenterajogja.com - Diketahui dari hasil penyelidikan yang dilakukan Reskrim Polres Bantul total ada 11 perempuan berusia 19 sampai 23 tahun yang menjadi korban dari dua mucikari online, Jati Rahayu alias Mamah (43) warga Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Sleman dan Nurhidayah alias Maya (50) warga Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul.

Tujuh PSK ini menjadi anak buah dari Mamah, sementara, empat lainnya merupakan anak buah dari Maya.

"Terkadang jika Mamah kekurangan cewek untuk diajak kencan meminta cewek milik Maya demikian pula sebaliknya. Mereka merupakan satu jaringan," kata Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Wibowo, Rabu seperti dilansir dari tribun.com (1/6/2016).

Dari keterangan tersangka mereka mendapat jatah fee dari PSKnya berkisar 30 hingga 40 persen dari hasil kencannya. “Jadi, mereka dapat fee sekitar Rp 125 ribu sekali kencan,” jelasnya.

Untuk PSK yang direkrut oleh dua mucikari ini, rata-rata merupakan perempuan yang hanya tamatan SMP ataupun jebolan SMA.

Para PSK ini mau direkrut lantaran terdesak kebutuhan hidup dan juga rata-rata adalah pengangguran. Mereka berasal dari wilayah Yogyakarta ataupun Jawa Tengah.

“Untuk belasan korban mucikari ini, kami kenakan wajib lapor dua kali seminggu dan mereka sudah kami serahkan pada orang tua,” tandasnya

Atas perbuatan dari kedua tersangka tersebut polisi menjerat tersangka Mamah dengan UU RI Nomor 21 tahun 2007 Pasal 12 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun atau denda minimal Rp 160 juta dan maksimal Rp 600 juta.

"Untuk tersangka Maya akan dikenakan pasal 296 KUHP atau pasal 10 atau pasal 11 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan manusia," katanya. (ISD)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »