Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Era Revolusi Mental, Guru Tidak Lagi Di Hormati Muridnya

Diposting oleh On 02.00.00 with No comments




Lenterajogja.com - Dizaman era revolusi mental ini, dimana diteriakkan perubahan mental bertujuan merubah perkembangan ekonomi kearah lebih baik ternyata berbanding terbalik jika dibandingkan dengan dunia pendidikan saat ini.

Dimana pendidikan lazimnya memberikan implikasi terhadap akhlaq siswa menjadi lebih baik, santun dan terdidik. Namun belakangan ini tersebar disebuah akun facebook, mencerminkan sikap yang tidak beretika dan tidak terpuji.

Guru yang bertugas mendidik dan mengajar tidak lagi dihormati. Terlihat seorang siswa berseragam SMP baju putih dipadu rok biru sependek lutut siswa itu membokongi gurunya ketika pelajaran.



Siswa SMP tersebut juga menembakkan dasi kepada gurunya dan mengepalkan tanggannya seperti hendak memukul gurunya.

Salah satu akun facebook Felicia Sihotang menulis di dindingnya. Felicia mengecam perbuatan siswa yang tidak santun pada gurunya.

"Kalau dulu jaman saya sekolah paling takut sama guru lho, setiap ketemu slalu segan menyapa siang pak, pagi bu. Aduuhhh kalau zaman sekarang yang serba gadget, kalau ada murid yang seperti ini, speechless and no comment deh. Sebagai guru sudah mengajar, mendidik, tapi dilecehkan murid seperti gambar ini, ampun deh dunia pendidikan kita."

Sementara akun Forum Merah Putih menilai sikap siswi itu sangat tidak bermoral.

"Murid tidak bermoral, inilah efek kalau pelajaran pendidikan moral di sekolah dihilangkan. Yang merasakan efeknya adalah guru yang mengajar murid-murid seperti ini bukan pemerintah atau Kementerian Pendidikan. Kira-kira hukuman apa yang wajar diberikan untuk murid spt ini? Adakah yang teriak HAM membela sang guru yang dilecehkan muridnya ini?."

"Contoh seorang murid enggak bagus banget enggak punya sopan santun," tulis akun Aling Rita.

Melihat kejadian tersebut tentunya Anda akan miris dan sedih, dimana murid hanya mengejar prestasi sementara etika dan sopan santun mereka nol besar. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »