Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Kandang Menjangan Bantul Yogyakarta

Diposting oleh On 23.04.00 with No comments

Kandang Menjangan tampak dari depan
Lenterajogja.com, Yogya - Panggung Krapyak lebih dikenal dengan Benteng Kandang Menjangan oleh warga sekitar. Bangunan ini terletak di Jl. DI Panjaitan, Krapyak Yogyakarta, kurang lebih 3 km dari Alun-alun selatan. Bangunan ini merupakan peninggalan pada masa kerajaan Mataram, Bangunan ini saat ini berada tepat ditengah-tengah jalan.

Dahulu kala tempat merupakan hutan belantara yang sering dijadikan tempat berburu  bagi Raja-raja Mataram. Berbagai binatang terdapat di wilayah ini. Diantara raja–raja tersebut antara lain Raja Mas Jolang yang bergelar Prabu Hanyokrowati.  Merupakan putra panembahan senopati, yang pada tahun 1613 berburu dan mengalami kecelekaan dan meninggal yang dimakamkan di Kotagede. Dan diberi gelar Panembahan Seda Krapyak. Selain Panembahan seda Krapyak ada raja lain yang senang berburu di Tempat ini.yakni Pangeran Mangkubumi, atau Sultan Hamengku Buwono I dan beliaulah yang membangun Benteng ini , beliau memerintah sejak 13 Februari 1755 hingga 24 Maret 1792. Sekali lagi bahwa bangunan ini berada pada garis imajiner, yakni Gunung Merapi, Tugu, Keraton, Panggung Krapyak dan Laut Selatan.

Ruangan dalam bangunan Benteng Kandang Menjangan
Bangunan ini berbentuk persegi empat dengan ukuran 17,6 m x 15 m dengan tinggi 10 m. Memiliki satu pintu dan 2 buah jendela pada setiap sisinya, bentuk pintu dan jendela semuanya sama dengan lengkungan dibagian atas namun semua pintu dan jendela tidak berdaun artinya hanya berupa lubang saja tanpa rangka pintu dan jendela dari kayu ataupun bahan lain.

Bangunan ini terbagi menjadi 2 lantai yakni lantai pertama berisi 4 ruangan pada bagian tenggara dan barat daya bagaian atas merupakan bagian lantai 2. Dahulu untuk ketas dihubungkan dengan menggunakan tangga kayu namun karena usia tangga kayu tersebut saat ini sudah tidak dapat dijumpai. Dilantai atas ini bangunan dilengkapi dengan beberapa lubang yang berfungsi untuk mengintai hewan buruan. Dan tempat ini diduga selain untuk berburu kemungkinan juga untuk benteng pertahanan, ini bisa di lihat dari bentuk bangunan yang menjulang tinggi sehingga wilayah selatan dapat terlihat dengan jelas ini dimaksudkan kalau ada yang berniat menyerang Keraton yang berada disisi utara dapat segera mengantisipasi serangan terebut.

Kandang Menjangan tampak dari samping
Didokumentasikan dan dilaporkan oleh team lenterajogja.com pada hari Minggu (8/5/2016), sekarang diwilayah ini sudah tidak lagi tergambarkan sebagai hutan, karena sudah penuh dengan rumah-rumah yang berada di sekeliling bangunan Benteng Kandang Menjangan. 

Kondisi Benteng Kandang Menjangan saat ini sudah sedikit direnovasi dengan polesan cat warna putih dan diberikan asesoris lampu taman menambah kesan Benteng Kandang Menjangan lebih eksotik dan menawan terutama saat malam hari ditambah pemasangan tralis besi agar bangunan terhindar dari aksi orang yang tidak bertanggungjawab selain itu ditiap pinggir pojokan bangunan dipasang tiang pembatas dari besi agar bangunan terhindar dari goresan kendaraan karena tempat bangunan ini yang rawan yaitu terletak ditengah-tengah jalan.

Berkat Kesadaran penduduk wilayah ini akan peninggalan masa lalu yang merupakan milik keraton dan merupakan cagar budaya, maka kondisi Benteng Kandang Menjangan ini masih terjaga termasuk kebersihan ruangan dalam Benteng Kandang Menjangan ini.

"Monggo" Silahkan bagi teman-teman yang ingin mengunjungi bangunan yang merupakan bagian penting dalam sejarah Kerajaan Mataram karena tidak ada pungutan biaya untuk melihat bangunan ini (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »