Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Teror Penyayatan Kater, Warga Jogja Tidak Perlu Takut dan Khawatir

Diposting oleh On 23.34.00 with No comments


Zonairwan.com, Yogya - Tragedi yang meresahkan warga dijogja akhir-akhir ini yaitu penyayatan dengan "kater" cukup mengejutkan netizen di Indonesia. media berita baik cetak maupun elektronik selalu menyoroti kejadian ini. Tak Jenuh juga tayangan televisi selalu menayangkan berita tersebut.

Dampak negatif dari peristiwa tersebut tidak hanya dirasakan korban maupun keluarga korban. Rasa trauma yang mendalam membuat korban menjadi takut untuk masuk sekolah dan perasaan selalu was-was selalu mengentayanginnya. Para orang tua korban juga menjadi khawatir bila meninggalkan anaknya dalam kedaan sendirian.

Selain itu karena berita tentang penyayatan kater ini terus ditampilkan di media, membuat seakan menjadi sebuah teror yang meresahkan, banyak warga jogja menjadi takut bepergian dan perasaan selalu was-was saat di jalan.

Pihak Kepolisian Polres Jogja saat ini masih mendalami hasil rekaman CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian perkara penyayatan.

Dari hasil rekaman CCTV, Panit Reskrim Polsek Kotagede, Iptu Edi Subekti, mengatakan terlihat pelaku penyayat beraksi cukup tenang.
Diperkirakan, pelaku mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sekitar 30-40 KM per jam.

"Pelaku ini berbeda dengan pelaku kejahatan lainnya. Setelah mengayunkan pisau menggunakan tangan kiri, pelaku tidak buru-buru melarikan diri," terangnya, Rabu (27/4/2016).

Pelaku menyelipkan senjata tajam (sajam) yang digunakan untuk melukai korbannya di tas yang diletakkan antar jok dan stang sepeda motor.
"Begitu ada sasaran, pisau dicabut," tambah Iptu Edi.

Berdasarkan keterangan para saksi, pelaku memang memiliki target seorang perempuan.

Diperkirakan pelaku berusia sekitar 40 tahun, menggunakan jaket lusuh, serta berjenggot. Pelaku penyayatan diduga merupakan orang yang sama.

Kasus penyayatan, Senin (25/4/2016) siang lalu, mengakibatkan tiga orang perempuan menjadi korban. Dua orang menjadi korban penyayatan di wilayah Kotagede Yogyakarta dan satu orang di wilayah Umbulharjo.
Karni (16), seorang pelajar SMK, menjadi korban penyayatan di depan HS Silver Jalan Pembanyun Kotagede. Kemudian seorang pelajar SD, Nadila Eka Rahmawati (12), juga menjadi korban sayat saat berada di sekitar Lapangan Karang Kotagede.

Iptu Edi menerangkan, setelah kejadian yang menimpa Karni, ada seorang pria yang membuntuti dan sengaja berjalan di depan pelaku.

Namun ketika itu pria itu tidak disayat. Pelaku malah menyanyatkan sajam ke arah seorang siswi SD, Nadila.

"Warga sebelumnya mengira pelaku hanya menyemprotkan sesuatu ke arah korban Karni. Tapi setelah menyayat anak SD itu warga baru mengklakson dan melakukan pengejaran," katanya.

Pelaku yang menyadari dikejar warga langsung mebelokkan sepeda motornya ke arah kampung, namun warga kehilangan jejak pelaku.

Di wilayah Janturan Umbulharjo, seorang mahasiswi, Nelly Ratnasari (18), menjadi korban penyayatan saat akan berangkat kuliah.

Terkait kejadian kemarin,  Kasubbaghumas AKP Partuti W, SH menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya' "Tidak perlu takut bepergian, namun tetap selalu dalam kewaspadaan dimanapun berada." AKP Partuti juga menghimbau bagi masyarakat yang mengetahui informasi terkait ciri ciri pelaku, baik jenis sepeda motor maupun nomor plat kendaraan secepatnya melaporkannya ke Polsek Umbulharjo maupun Kotagede guna membantu pengungkapan kasus. Bisa disampaikan langsung maupun via telepon di 0274-373916 untuk Polsek Umbulharjo dan 0274-374577 untuk Polsek Kotagede.

"Saat ini polisi terus berupaya mengungkap kasus dan memburu pelaku pembacokan," jelas Kasubbaghumas.

Team zonairwan.com menghimbau bagi warga jogja khususnya, untuk bersikap tenang menanggapi peristiwa teror kemarin, tak perlu takut dan khawatir. Pasrahkan semuanya kepada pihak yang berwajib biar mereka yang menyelesaikan dan mengatasi kejadian teror tersebut karena hingga saat ini pihak kepolisian Polsek jajaran Polresta Yogyakarta juga rutin melaksankan patroli guna menangkap pelaku. (ISD)




Next
« Prev Post
Previous
Next Post »