Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Kenapa Geng Klitih Semakin Merajalela, Solusi Apa yang Tepat buat Mengatasi Mereka?

Diposting oleh On 22.50.00 with No comments


Zonairwan.com, Yogya - Apa yang kalian pikirkan dibenak Anda ketika mendengar geng Klitih? Bisa jadi Anda menjadi takut akan keluar malam, merasa gemas atau bahkan marah dengan tindakan yang mereka lakukan beberapa bulan di Jogja tercinta ini. Pihak Polisipun sudah menangkap segerombolan  geng yang koan meresahkan ini, bulan demi bulan satu persatu tertangkap, Tapi sel-sel Sekelompok geng klitih terus bermunculan. Apakah solusi yang tepat buat mengatasi problematika ini?

Beberapa pantauan saya baik dilapangan maupun lewat sebuah akun facebook banyak masyarakat yang justru mengecam aksi tindakan itu, komentar- komentar yang panas, kasar dan ada yang bersifat nada ancaman, mungkin komen mereka ditujukan untuk membuat takut para geng klitih tersebut!!

Masuk akal memang, dengan membuat mereka takut, maka akan berhenti melakukannya. Jika tidak dihentikan, tindakan mereka juga menginspirasi yang lainnya, sehingga menjamur. Akan tetapi, adakah orang yang bisa terus ditakuti dan terus menyertai mereka? 

Sekumpulan geng yang melakukan anarkisme dengan tujuan supaya geng mereka ditakuti dan terkenal, apakah hanya itu tujuan mereka?
Tega membacok atau melukai orang yang dianggap musuh!! atau itu karena disebabkan kurang perhatian atau kesalahan pendidikan yang mengakibatkan pola pikir yang salah?

Kata-kata (Nasehat), bahkan sikap diam, terkadang lebih memahamkan mereka (generasi) bahwa yang dilakukannya adalah hal tidak bermanfaat.

Akan tetapi, mereka juga perlu dipahamkan tentang konsekuensi: bahwa setiap tindakan ada akibatnya (positif atau negatif), sehingga hukuman yang Sudah disepakati perlu diberikan. Tetapi bukan dibuat takut pada penegak hukum. Bapak penegak hukum hanyalah mendampingi mereka bagaimana mentaati aturan (Tentu dengan kasih sayang).

Dalam hal ini, perlu bekerja bersama: penegak hukum, para pendidik, para da'i (semua yang berkecimpung di dunia spiritual), budayawan, tokoh-tokoh agama, dan semacamnya.

Masalahnya, 

Anak-anak menghabiskan banyak waktu di sekolah, tempat les, di rumah, dan bermain. Sekolahan yang seharusnya merupakan tempat pendidikan jiwa yang memahamkan dan melatih generasi hidup yang terpuji. Akan tetapi kenyataannya tidak begitu? Bahkan rumah pun tidak sedikit yang tidak berfungsi sebagai rumah (orang tua tidak bisa menjalankan perannya) Sehingga dibutuhkan organisasi lain (selain sekolah, rumah dan tempat les) yang bisa mendidik generasi menjadi insan yang mulia dan berguna. 

Semoga suatu saat dijogja ini ada suatu wadah bagi generasi muda khususnya dikalangan SMP atau SMA selain kegiatan organisasi di sekolah, sehingga dapat merubah sebuah kegiatan yang memaksa mereka untuk berbuat baik dan bermanfaat untuk kemajuan diri sendiri atau orang lain. 

Semoga Tuhan memberi Taufik dan Hidayah-Nya kepada kita semua untuk memperbaiki hidup.(ISD)








Next
« Prev Post
Previous
Next Post »