Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Teror Geng Klitih di Jogja

Diposting oleh On 20.47.00 with No comments

Jenis sajam yang biasa dibawa geng klitih dalam melakukan aksi teror

Lenterajogja.com, Yogya - Klitih, sebuah kata yang terdengar asing bagi sebagian warga luar Jogja, namun cukup familiar bagi warga kota gudeg ini. Kejadian yang belakangan ini semakin banyak memakan korban dan kejadian yang membuat miris dan mengkhawatirkan terutama bagi orang tua yang punya anak remaja seumuran anak SMP dan SMA yang sering keluar malam.

Saya yang saat ini sudah berada di bangku kuliah hanya bisa berdoa untuk kesembuhan para korban klitih serta mendoakan para pelakunya agar cepat bertaubat. Klitih yang dilakukan oleh remaja seumuran anak SMP atau  SMA yang seperti saya alami beberapa waktu lalu itu jika dilihat memang murni kenakalan remaja, Bisa dibilang para remaja ini terkena Power syndrome atau lebih kepada hasrat untuk menguasai dan ditakuti remaja seusia mereka. Hasrat itu dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya lingkungan sekitar dan teman bermain, dan lama-kelamaan akan menghilang seiring berkembangnya ruang lingkup sosial pemikiran dan pergaulan para remaja ini.

Walaupun saya adalah warga Jogja asli, namun terus terang saya baru tahu arti klitih yang sebenarnya saat saya duduk di bangku SMA. Belum ada keterangan baku soal kata klitih, Kalau kita tanya ke orang tua jaman dulu Klitih itu diartikan sebagai aktivitas keluar rumah untuk berburu makanan saat malam hari di warung Angkringan atau burjo, Namun untuk saat ini sepertinya kata Klitih itu sudah berubah makna secara singkat bisa saya terangkan, ini semacam gang, tim atau grup pengganti tawuran, biasanya sepulang sekolah berputar keliling mencari mangsa dari murid sekolah rival dijalan-jalan yang sepi dengan mengendarai sepeda motor.

Sasarannya anak sekolah yang jadi musuh, walaupun kini beritanya sudah berkembang lebih ekstrim ke siapa saja yang lagi apes menjadi sasaran anarki para remaja ini. Dari pemukulan hingga kekerasan menggunakan benda tumpul sampai senjata tajam. Mereka melakukan aksinya pada jam bubaran sekolah sampai sore hari, dan yang bikin miris serta meresahkan masyarakat, isunya sekarang banyak pula yang operasi dini hari hingga pagi. 

Beberapa pengakuan dari saksi  kejadian dan keluhannya di akun sebuah grup Facebook yang saya ikuti :

Ratna Agustina 
Beberapa wktu yg lalu di selatan rmah ( jln raya dekat sate Pak Pong ) juga terjadi pengeroyokan dsan pembacokan.
Tindakan tersebut biasanya terjadi di malam hari pada jam 12 ke atas dalam kondisi jalanan sepi. Kabar yg beredar, kebanyakan dr pelaku adalah pelajar.

Jujur, aku  mengerti dengan apa yang mereka lakukan. Atas dasar apa, pun aku juga tidak tahu. 
Apa sebetulnya yangg ada di otak mereka? Motif balas dendamkah? Biar terlihat sangar kah? Atau malah jadi hobi?
Andai saja mereka berfikir tntg "orangtua" , bagaimana hancurnya hati ayah dan ibu mereka jika mengetahui anak yang mereka lahirkan jd berandal jalanan. Pagi siang malam orangtua kalian banting tulang "sirah dinggo sikil, sikil dinggo sirah" mencari rupiah biar kalian bisa makan. Tapi apa yangg kalian lakukan? 

Bwt kalian para geng "klithih", TOLONG hentikan perbuatanmu!! Pikirkan nasib keluarga korban. Dan coba bayangkan jika salah satu anggota keluargamu yang jadi korban, apakah kalian akan menerimanya? Aq rasa klian pun tak terima. 

Sangat disayangkan jika masa muda kalian hanya dilakukan untuk bertindak bodoh seperti itu!! 
Apa kalian akan bercerita pada anak cucu kalian "Le...Nok... bapakmu mbien nom2an e mbacoki uwong neng ndalan." Helloooo, itu cerita yg sama sekali gk menarik broooo!!

Ubah kejahatanmu menjadi prestasi! Orang lain akan lebih menghormati kalian jika kalian mau menghormati n menghargai mereka, bukan menyakitinya.

Ingat, hukum itu berlaku!

Mahmud Margiyanto
Minta doanya tetanggaku malam minggu  jam 12.00 WIB dijalan Prambanan deket proliman di bacok komplotan org membawa samurai lukanya cukup parah .10 org pelakunya motornya klx vixion vario supra dengan tidak memakai plat nomor.

Korban pembacokan di jalan Prambanan  dekat Proliman

Doni Isman
Info Lur ponakankku korban bacokan tadi malam dikeroyok 30 orang bawa parang curit di ring road dongkelan, kondisi sekarang sedang dirawat di RS PATMASURI Bantul, nyuwun dongane mawon ajeng oprasi urat tangan putus 3, hati-hati dulur dan waspada suwun.

Korban Pembacokan di Ring Road dongkelan


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »