Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Petaka Menggunakan Jas Hujan Ponco

Diposting oleh On 03.28.00 with No comments


Jas Hujan Ponco/Kelelawar Seharusnya Dilarang ketika penggunanya sedang mengendarai sepeda motor. Ini pendapat pribadi saya, tetapi sebelumnya sudah banyak yang berfikir sama seperti saya, bahwa menggunakan jas hujan model kelelawar ini sangatlah berbahaya ketika seseorang berkendara di atas sepeda motornya. Sedangkan untuk pengguna jas hujan model ini tetapi hanya dengan berjalan kaki, maka tidaklah ada bahayanya.

Letak bahanya ada pada modelnya yang terlalu lebar. Ketika jas hujan ini dipakai sambil mengendarai sepeda motor, jas hujan ini akan berkibar. Berkibarnya jas hujan ini tidak hanya membahayakan diri si pengendara, tetapi juga pengendara lain yang sedang berada di dekat atau di belakangnya. Jas hujan yang berkibar tersebut memungkinkan tersangkut pada benda-benda yang potensial bisa menyangkut, seperti pohon di pinggir jalan, pagar, kendaraan sepeda motor lain, atau bahkan truk atau kendaraan besar lainnya.

Pengendara sepeda motor lain juga akan terkena imbas bahayanya jika sampai tersangkut kibaran jas hujan tersebut. Akibatnya akan terjadi kecelakaan yang fatal.
Tidak hanya kibaran jas hujan ini yang berbahaya, tetapi juga ujungnya bisa menyangkut di gear atau rantai roda sepeda motor.

Disarankan kalau bisa lebih baik menggunakan jas hujan model setelan baju dan celana demi keselamatan kita bersama, baik diri sendiri maupun pengendara lain walaupun kadang sebagian orang mengatakan, jas hujan setelan baju dan celana adalah jas hujannya orang egois. Karena yang dibonceng tidak kebagian jas hujan tapi kebagian hujannya alias basah semua, tetapi dengan model jas hujan seperti ini kita akan lebih leluasa dan nyaman bergerak dan beraktivitas diatas motor saat berkendara.

Salam Aspal Gronjal dari saya :)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »