Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Menabung Tidak Akan Membuat Anda Kaya

Diposting oleh On 03.35.00 with No comments

Gambar Ilustrasi
Zonairwan.com, Yogya - 'Hemat Pangkal Kaya', mungkin itu adalah pepatah yang selalu diajarkan orang tua kepada anaknya sewaktu masih kecil. Uang jajan harus disisihkan untuk ditabung. Menyuruh anak menabung, para orang tua juga kerap mengajarkan pepatah 'sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit'.
Di masa sekarang, sebagian orang masih percaya menyimpan uang, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, memilih barang-barang berharga miring setara dengan memperbanyak pundi-pundi uang.
Meski demikian, pemahaman ini tidak sepenuhnya benar. Menabung dan berhemat saja tidak akan pernah membuat seseorang menjadi kaya raya.

Berikut 4 alasan menabung dan berhemat seumur hidup tak akan buat Anda kaya seperti dikutip dari hipwee:

1. Menabung bukan jalan keluar masalah keuangan

Menabung adalah hal yang berusaha ditanamkan oleh orang tua dan guru di sekolah semenjak kecil. Menabung seakan jadi jalan keluar bagi seluruh permasalahan keuangan. Jika seseorang menabung, maka dia akan aman dari berbagai masalah keuangan.
Padahal, ini tidak sepenuhnya benar. Saran untuk menabung dan menyisihkan uang hanya relevan bagi satu atau dua generasi sebelum sekarang. Pada masa dulu, orang menyisihkan uang setiap bulan dari pendapatan, kemudian digunakan sebagai uang pensiun.
Jika hal itu dilakukan sekarang maka nominal yang didapat tidak akan memadai dan tidak mencukupi kebutuhan hidup. Menyisihkan uang dari pendapatan dan menabung memang akan membuat punya uang tambahan, tapi tidak akan berpengaruh secara signifikan untuk kesejahteraan jangka panjang.
  
2. Nilai uang terus berkurang 
Depresiasi nilai uang terus terjadi setiap hari. Hal ini tidak lepas dari sejarah bagaimana Amerika Serikat mengubah standar nilai uang yang dianutnya.
Pada tahun 1971 Presiden AS Richard Nixon memutuskan bahwa AS akan keluar dari penggunaan standar emas. Amerika kemudian menganut sistem currency mengambang, yang mendasarkan nilai mata uangnya pada nilai kredit dan kepercayaan publik.
Mulai saat itu, nilai uang sudah tidak lagi stabil karena tidak dijamin oleh komoditas apapun. Naik dan turunnya nilai uang ditentukan oleh kondisi pasar dan stabil atau tidaknya nilai kredit suatu negara. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada Amerika semata. Karena posisi USD sebagai mata uang internasional, secara otomatis seluruh negara juga mengikuti sistem mata uang mengambang.
Saat ini, nilai mata uang termasuk Rupiah naik-turun secara fluktuatif sesuai dengan tingkat inflasi, situasi, dan kepercayaan pasar. Sejumlah uang yang bisa mencukupi kebutuhan saat ini belum tentu bisa membeli barang yang sama dalam beberapa tahun mendatang.
Uang kini bermusuhan dengan waktu. Semakin lama menabung memang akan bertambah banyak, tapi nilai simpanan itu sendiri bisa jadi malah bertambah turun.

3. Menabung hanya mengurangi beban keuangan
Berhemat dan mengurangi pengeluaran tidak bukan cara efektif untuk menjadi kaya. Penasihat keuangan di laman MoneyNing, David Ning menyebut kalau tabungan atau simpanan hanya akan mengurangi beban keuangan, tapi tetap tidak akan membuat kaya.
David Ning mengibaratkan uang yang disimpan sebagai jalanan nyaman selepas jalan berlubang panjang dalam perjalanan. Mereka yang hanya menabung memang bisa menikmati jalan nyaman tanpa lubang, tapi bukan tidak mungkin 500 meter ke depan jalanan akan kembali buruk.

4. Menyimpan uang adalah kegiatan pasif
Mengurangi pengeluaran dan menyimpan uang tidak akan pernah membuat seseorang jadi kaya.
Dalam laman Rich Dad dijelaskan, bahwa kunci untuk mencapai kekayaan adalah membuat uang simpanan bekerja. Menyimpan uang adalah kegiatan pasif. Uang yang lama disimpan di bank akan lebih banyak berkurang karena dana administrasi bank, sementara bunganya tidak seberapa. (ISD)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »