Sebuah Berita Inspiratif dan Info Terkini dari Jogja

Sombong (Adigang Adigung Adiguno) Membawa Kehancuran

Diposting oleh On 04.51.00 with No comments

Adigang : Orang yang percaya akan kekuasaan sesungguhnya tidak cukup percaya diri. Ia menempatkan kekuasaan, kedudukan, kekuatan dan kewenangan di atas dirinya. Ibarat orang yang "diduduki " oleh kursinya. Maksudnya kurang lebih adalah bahwa kekuasaan yang mereka percayai itu belum tentu bertahan lama. Adigung : Harta benda,kekayaan, uang memang penting, tetapi bukanlah segalanya. Gunakan uang untuk memfasilitasi, menunjang hidupdan kehidupan. Jangan sebaliknya menyia nyiakan hidup untuk mengejar harta yang akhirnya tidak dinikmati juga. Dalam hal ini kita diingatkan bahwa umur kita sendiri kita tidak tahu kapan akan berakhir, oleh karena itu nikmati saja yang anda miliki saat ini, karena belum tentu sesaat lagi anda masih bisa menikmatinya. Adiguna :Jangan termabukkan oleh ilmu, kepintaran, dan sederet gelar yang anda miliki. Jangan termabukkan oleh ijazah ijazah yang terpajang rapi di dinding kantor. Kecerdasan berpikir, kelembutan rasa, dan keteguhan jiwa dapat diperoleh dari pengalaman hidup yang beragam. Alam semesta adalah universitas agung yang tak terkalahkan oleh lembaga lembaga buatan manusia. Jadi janganlah tinggi hati, masih banyak orang yang lebih pintar daripada kita. Tetaplah rendah hati walau menyandang sederet gelar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kartini.com/jangan-adigang-adigung-adiguna_5517a8ca813311a9689de47d
Gbr Ilustrasi
Manusia tercipta sebagai seorang pemimpin di dunia ini.
dengan berbekal semua akal pikiran yang cerdas, manusia dituntut untuk dapat memanfaatkan potensi yang ada pada diri mereka itu untuk kebaikan. menciptakan inovasi dan kreasi yang tiada henti adalah segelintir bentuk kewajiban manusia yang hidup di dunia ini.
dalam perkembangannya, manusia telah berhasil berevolusi menjadi semakin baik dari masa ke masa. dimulai dari masa jahiliyah (kebodohan) yang tidak tahu apa-apa sampai manusia yang hidup pada zaman globalisasi dengan dukungan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini.

Secara umum semua ini memang telah berjalan baik sesuai apa yang kita harapkan bersama. akan tetapi, sadarkah jika kita tengah diintai oleh bahaya penyakit hati yang senantiasa muncul menyertai langkah kesuksesan kita?
ya, itulah sombong.
sombong adalah penyakit hati yang paling sering menjangkiti hati manusia.
sombong dengan harta pribadinya, kekuasaannya, kecerdasannya, serta kemampuan lainnya.

Adigang : Orang yang percaya akan kekuasaan sesungguhnya tidak cukup percaya diri. Ia menempatkan kekuasaan, kedudukan, kekuatan dan kewenangan di atas dirinya. Ibarat orang yang "diduduki " oleh kursinya. Maksudnya kurang lebih adalah bahwa kekuasaan yang mereka percayai itu belum tentu bertahan lama. Adigung : Harta benda,kekayaan, uang memang penting, tetapi bukanlah segalanya. Gunakan uang untuk memfasilitasi, menunjang hidupdan kehidupan. Jangan sebaliknya menyia nyiakan hidup untuk mengejar harta yang akhirnya tidak dinikmati juga. Dalam hal ini kita diingatkan bahwa umur kita sendiri kita tidak tahu kapan akan berakhir, oleh karena itu nikmati saja yang anda miliki saat ini, karena belum tentu sesaat lagi anda masih bisa menikmatinya. Adiguna :Jangan termabukkan oleh ilmu, kepintaran, dan sederet gelar yang anda miliki. Jangan termabukkan oleh ijazah ijazah yang terpajang rapi di dinding kantor. Kecerdasan berpikir, kelembutan rasa, dan keteguhan jiwa dapat diperoleh dari pengalaman hidup yang beragam. Alam semesta adalah universitas agung yang tak terkalahkan oleh lembaga lembaga buatan manusia. Jadi janganlah tinggi hati, masih banyak orang yang lebih pintar daripada kita. Tetaplah rendah hati walau menyandang sederet gelar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kartini.com/jangan-adigang-adigung-adiguna_5517a8ca813311a9689de47d
Adigang : Orang yang percaya akan kekuasaan sesungguhnya tidak cukup percaya diri. Ia menempatkan kekuasaan, kedudukan, kekuatan dan kewenangan di atas dirinya. Ibarat orang yang "diduduki " oleh kursinya. Maksudnya kurang lebih adalah bahwa kekuasaan yang mereka percayai itu belum tentu bertahan lama. Adigung : Harta benda,kekayaan, uang memang penting, tetapi bukanlah segalanya. Gunakan uang untuk memfasilitasi, menunjang hidupdan kehidupan. Jangan sebaliknya menyia nyiakan hidup untuk mengejar harta yang akhirnya tidak dinikmati juga. Dalam hal ini kita diingatkan bahwa umur kita sendiri kita tidak tahu kapan akan berakhir, oleh karena itu nikmati saja yang anda miliki saat ini, karena belum tentu sesaat lagi anda masih bisa menikmatinya. Adiguna :Jangan termabukkan oleh ilmu, kepintaran, dan sederet gelar yang anda miliki. Jangan termabukkan oleh ijazah ijazah yang terpajang rapi di dinding kantor. Kecerdasan berpikir, kelembutan rasa, dan keteguhan jiwa dapat diperoleh dari pengalaman hidup yang beragam. Alam semesta adalah universitas agung yang tak terkalahkan oleh lembaga lembaga buatan manusia. Jadi janganlah tinggi hati, masih banyak orang yang lebih pintar daripada kita. Tetaplah rendah hati walau menyandang sederet gelar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kartini.com/jangan-adigang-adigung-adiguna_5517a8ca813311a9689de47d
Adigang : Orang yang percaya akan kekuasaan sesungguhnya tidak cukup percaya diri. Ia menempatkan kekuasaan, kedudukan, kekuatan dan kewenangan di atas dirinya. Ibarat orang yang "diduduki " oleh kursinya. Maksudnya kurang lebih adalah bahwa kekuasaan yang mereka percayai itu belum tentu bertahan lama. Adigung : Harta benda,kekayaan, uang memang penting, tetapi bukanlah segalanya. Gunakan uang untuk memfasilitasi, menunjang hidupdan kehidupan. Jangan sebaliknya menyia nyiakan hidup untuk mengejar harta yang akhirnya tidak dinikmati juga. Dalam hal ini kita diingatkan bahwa umur kita sendiri kita tidak tahu kapan akan berakhir, oleh karena itu nikmati saja yang anda miliki saat ini, karena belum tentu sesaat lagi anda masih bisa menikmatinya. Adiguna :Jangan termabukkan oleh ilmu, kepintaran, dan sederet gelar yang anda miliki. Jangan termabukkan oleh ijazah ijazah yang terpajang rapi di dinding kantor. Kecerdasan berpikir, kelembutan rasa, dan keteguhan jiwa dapat diperoleh dari pengalaman hidup yang beragam. Alam semesta adalah universitas agung yang tak terkalahkan oleh lembaga lembaga buatan manusia. Jadi janganlah tinggi hati, masih banyak orang yang lebih pintar daripada kita. Tetaplah rendah hati walau menyandang sederet gelar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kartini.com/jangan-adigang-adigung-adiguna_5517a8ca813311a9689de47d
Adigang : Orang yang percaya akan kekuasaan sesungguhnya tidak cukup percaya diri. Ia menempatkan kekuasaan, kedudukan, kekuatan dan kewenangan di atas dirinya. Ibarat orang yang "diduduki " oleh kursinya. Maksudnya kurang lebih adalah bahwa kekuasaan yang mereka percayai itu belum tentu bertahan lama. 
Adigung : Harta benda,kekayaan, uang memang penting, tetapi bukanlah segalanya. Gunakan uang untuk memfasilitasi, menunjang hidupdan kehidupan. Jangan sebaliknya menyia nyiakan hidup untuk mengejar harta yang akhirnya tidak dinikmati juga. Dalam hal ini kita diingatkan bahwa umur kita sendiri kita tidak tahu kapan akan berakhir, oleh karena itu nikmati saja yang anda miliki saat ini, karena belum tentu sesaat lagi anda masih bisa menikmatinya. 
Adiguna : Jangan termabukkan oleh ilmu, kepintaran, dan sederet gelar yang anda miliki. Jangan termabukkan oleh ijazah ijazah yang terpajang rapi di dinding kantor.

Adigang : Orang yang percaya akan kekuasaan sesungguhnya tidak cukup percaya diri. Ia menempatkan kekuasaan, kedudukan, kekuatan dan kewenangan di atas dirinya. Ibarat orang yang "diduduki " oleh kursinya. Maksudnya kurang lebih adalah bahwa kekuasaan yang mereka percayai itu belum tentu bertahan lama. Adigung : Harta benda,kekayaan, uang memang penting, tetapi bukanlah segalanya. Gunakan uang untuk memfasilitasi, menunjang hidupdan kehidupan. Jangan sebaliknya menyia nyiakan hidup untuk mengejar harta yang akhirnya tidak dinikmati juga. Dalam hal ini kita diingatkan bahwa umur kita sendiri kita tidak tahu kapan akan berakhir, oleh karena itu nikmati saja yang anda miliki saat ini, karena belum tentu sesaat lagi anda masih bisa menikmatinya. Adiguna :Jangan termabukkan oleh ilmu, kepintaran, dan sederet gelar yang anda miliki. Jangan termabukkan oleh ijazah ijazah yang terpajang rapi di dinding kantor. Kecerdasan berpikir, kelembutan rasa, dan keteguhan jiwa dapat diperoleh dari pengalaman hidup yang beragam. Alam semesta adalah universitas agung yang tak terkalahkan oleh lembaga lembaga buatan manusia. Jadi janganlah tinggi hati, masih banyak orang yang lebih pintar daripada kita. Tetaplah rendah hati walau menyandang sederet gelar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kartini.com/jangan-adigang-adigung-adiguna_5517a8ca813311a9689de47d
sebenarnya kita tidak perlu untuk menampakan sikap sombong ini dalam diri kita. bahkan pada dasarnya manusia itu tidak berhak sama sekali atas sikap sombong yang melekat pada dirinya. yang berhak atas sikap sombong itu hanyalah tuhan yme. yang menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya, yang menciptakan manusia dan memberikan akal pemikiran kepadanya. manusia itu bukan apa-apa di mata tuhan.
apa yang dapat kita sombongkan dari diri kita?
uang? harta benda? kekayaan? kedudukan? jabatan? kebaikan?
semuanya akan menjadi tidak berarti ketika keberhasilan kita itu tersisipi sikap sombong.

Sombong sangat berbahaya bagi diri manusia.
karena dengan sikap sombong ini kita akan menjadi pribadi yang mudah meremehkan dan memandang rendah sesuatu. kita akan cenderung merasa paling di atas segalanya, padahal kenyataannya tidak sama sekali. dengan sombong, kita akan merasa semena-mena kepada orang lain, bersikap sok tahu, dan yang paling fatal adalah tidak adanya motivasi dalam diri untuk berupaya mengembangkan kemampuan yang telah ada. kita hanya cenderung untuk bertahan tanpa berupaya meraih kemajuan. kita seperti telah terhenti pada satu titik yang membuat kita berhenti melangkah.
sikap inilah yang muncul karena sombong.


Kecerdasan berpikir, kelembutan rasa, dan keteguhan jiwa dapat diperoleh dari pengalaman hidup yang beragam. Alam semesta adalah universitas agung yang tak terkalahkan oleh lembaga lembaga buatan manusia. Jadi janganlah tinggi hati, masih banyak orang yang lebih pintar daripada kita. Tetaplah rendah hati walau menyandang sederet gelar.

Dengan demikian, perlahan kita akan lebih waspada terhadap kemunculan sikap sombong ini dan kita pun akan tahu apa yang nantinya harus kita lakukan agar diri kita senantiasa menjaga kelakuan, jangan sombong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latarbelakangmu hidup demi mewujudkan kehidupan manusia yang lebih baik di masa depan.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »